Bagikan berita ini:

Sebanyak 2.164 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan pemantauan satelit pada 27 Agustus 2026. Kabupaten Ketapang menjadi daerah dengan sebaran hotspot terbanyak, yakni mencapai 1.402 titik.

Data tersebut disampaikan Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kalbar, Daniel, dalam briefing pagi penanganan karhutla, Jumat (28/8). Pemantauan satelit BMKG dilakukan pada 27 Agustus mulai pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.

Dari total hotspot tersebut, sebanyak 1.854 titik berada pada tingkat kepercayaan menengah, 200 titik tingkat kepercayaan tinggi, dan 110 titik tingkat kepercayaan rendah.

Ketapang mencatat 1.402 hotspot, terdiri dari 81 titik dengan tingkat kepercayaan rendah, 1.218 menengah, dan 103 tinggi.

Daerah dengan jumlah hotspot berikutnya yakni Kubu Raya 196 titik, Kayong Utara 127 titik, Melawi 112 titik, Sambas 76 titik, Sintang 70 titik, Sanggau 62 titik, dan Kapuas Hulu 50 titik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *